Konstruksi Sosial dan Media Massa, Legalkan Patriarki?
https://neverokayproject.org/pusat-data/pengetahuan/patriarki/ Perempuan, laiknya para laki-laki, sebaiknya mendapat porsi yang sama, dalam pemberitaan. Kalau identitas si laki-laki, ditutupi, seharusnya, si perempuan juga. Supaya kita semua merasa keadilan itu merata. Sayangnya di negeri ini, pemberitaan mengenai perempuan, diumbar secara terang-terangan. Masih ingat, kasus artis VA? Tak hanya sekali, media terus mengeksposnya berhari-hari, dengan terus menyebut kalau dia adalah bagian dari prostitusi artis, dengan bayaran Rp 80 juta. Nah, oleh karena di media terus-terusan disebutkan, di media sosial, orang-orang, kebanyakan laki-laki, menjadikan nominal Rp 80 juta itu, sebagai candaan yang dianggap biasa. Menurut saya, ini sungguh sebuah hinaan. Sementara si laki-laki yang dikatakan sebagai teman kencan VA, yang mana orangnya saja, tak tampak di layar kaca. Yang ada, hanya inisial dan pekerjaannya. Kemudia, VA dipenjara. Belum lagi, pemberitaan juga ramai ketika mendapatkan NN, ya...