Kecintaanku terhadap Menulis, Bawaku Jadi Content Creator
Saya sewaktu menjadi wartawan di depan pintu Gereja Graha Maria Annai Velangkanni, Medan, Sumatera Utara. Sejak masih sekolah, saya sangat menyukai pelajaran yang berkaitan dengan lebih banyak membaca dan menghafal (bukan ilmu pasti), berikut menuliskan perasaan saya ke secarik kertas yang saya temukan saat itu juga. Praktis, media tulisan menjadi penolong saya yang lebih banyak diam ini. Tak jauh berbeda, ketika saya mengambil jurusan sekretaris saat kuliah dulu. Sangat banyak yang harus dibaca. Namun selepas kuliah itu, nasib mempertemukan saya dengan pekerjaan yang ternyata memang tak bisa saya lakukan, yaitu marketing. Berkali-kali jadi marketing, saya jengah juga karena merasa memang bukan bidang saya. Akhirnya saya melanjutkan kuliah untuk meraih gelar strata 1, sambil tetap berharap, mendapat kerja kantoran, sebagaimana yang diharapkan oleh banyak orang, termasuk orangtua saya. Ya, dulu cita-cita saya biasa saja. Saya masuk ke Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) dengan...